Konten kreator disayang, wartawan dibuang?

Opini | Oleh: Saharuddin Nur, Pimpinan redaksi Teras Informasi

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini | TERAS INFORMASI — Fenomena pergeseran ini nyata: banyak pimpinan daerah kini lebih memilih menggandeng konten kreator ketimbang memberi ruang bagi wartawan profesional. Bukan tanpa alasan — konten kreator menyajikan visual cepat, gaya naratif yang menghibur, dan hasil instan: viral. Sementara jurnalis butuh waktu verifikasi, menyajikan data berimbang, dan tak selalu membuat “heboh”.

Namun, jika ini dibiarkan, jurnalisme yang menjadi pilar demokrasi bisa kalah sebelum bertanding. Ketika pimpinan daerah lebih peduli citra daripada substansi, dan lebih menginginkan “dukungan” digital daripada kritik membangun, maka ruang kontrol publik menjadi sempit.

Baca Juga :  Fenomena Bencana Tanggal 26 Jangan Terjebak Mitos, Jadikan Musibah sebagai Muhasabah

Dari sisi bisnis media online, ini memukul telak. Media profesional kehilangan akses, sumber, bahkan kepercayaan publik yang ikut-ikutan memandang media hanya sebagai tukang kritik. Padahal, tugas jurnalis adalah mengawasi, bukan menyenangkan.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bukan soal iri terhadap kreator, tapi soal tanggung jawab informasi. Kreator bekerja untuk algoritma dan audiens, jurnalis bekerja untuk publik dan kebenaran. Jika kepala daerah hanya mendengarkan yang memuji, maka potensi kritik yang menyelamatkan akan hilang.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Batal Hadiri Harlah NU ke-100 di Istora Senayan

Kolaborasi mungkin perlu, tapi dengan syarat: jangan matikan peran jurnalis hanya demi kepentingan pencitraan. Jika tidak, maka suatu saat ketika krisis informasi datang, kita akan sadar bahwa hanya jurnalis yang bisa menyajikan fakta — bukan sekadar filter dan efek transisi.

Penulis : Saharuddin Nur

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 HARI LAGI! Panitia Tubaba FUN RUN Gelar Rapat Pemantapan, Siapkan Start dan Finish
Ketua Perindo Tubaba Resmi Daftar, Ajak Kader & Masyarakat Ramaikan Tubaba FUN RUN
BRI SIAPKAN DOOR PRIZE KHUSUS! Bayar Lewat BRI VA di Tubaba FUN RUN, Bisa Menang Hadiah Tambahan!
BAZNAS Tubaba Siapkan Beasiswa untuk Juara Tubaba FUN RUN 2026
BANK LAMPUNG DUKUNG PENUH TUBABA FUN RUN, SIAPKAN HADIAH KHUSUS PELAJAR
Pemkab Tubaba Matangkan Persiapan Road Race dan Fun Run 2026
Halal Bi Halal MGMP PAI-BP Bandar Lampung 2026 Tekankan Peningkatan Kualitas Guru
SDN 18 Tulang Bawang Tengah Raih Penghargaan Implementasi 5 Pilar Pendidikan Karakter
Tag :
Kolaborasi mungkin perlu, tapi dengan syarat: jangan matikan peran jurnalis hanya demi kepentingan pencitraan. Jika tidak, maka suatu saat ketika krisis informasi datang, kita akan sadar bahwa hanya jurnalis yang bisa menyajikan fakta — bukan sekadar filter dan efek transisi.

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:16 WIB

5 HARI LAGI! Panitia Tubaba FUN RUN Gelar Rapat Pemantapan, Siapkan Start dan Finish

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Ketua Perindo Tubaba Resmi Daftar, Ajak Kader & Masyarakat Ramaikan Tubaba FUN RUN

Selasa, 14 April 2026 - 12:00 WIB

BRI SIAPKAN DOOR PRIZE KHUSUS! Bayar Lewat BRI VA di Tubaba FUN RUN, Bisa Menang Hadiah Tambahan!

Selasa, 14 April 2026 - 03:35 WIB

BAZNAS Tubaba Siapkan Beasiswa untuk Juara Tubaba FUN RUN 2026

Senin, 13 April 2026 - 21:58 WIB

BANK LAMPUNG DUKUNG PENUH TUBABA FUN RUN, SIAPKAN HADIAH KHUSUS PELAJAR

Berita Terbaru