PENCEMARAN AIR LIMBAH TPA BAKUNG SAMPAI KE SUKAMAJU, DLH KOTA BANDAR LAMPUNG DIDUGA ABAIKAN

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERAS INFORMASI Bandar Lampung – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung diduga mengabaikan pengelolaan air limbah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat. Pencemaran air dari limbah sampah tersebut bahkan menyebar hingga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, tepatnya di sekitar Jalan Umbul Kunci.

Air limbah yang berbau tidak sedap dan berwarna coklat pekat tampak mengalir melalui tanah milik perkebunan warga di Sukamaju. Meski lokasi perkebunan berada di area yang agak tinggi dan berbukit, aliran limbah dari arah TPA Bakung terlihat jelas.

Limbah tersebut mengalir deras melalui celah tanah dan batu dari atas bukit, kemudian masuk ke gorong-gorong di bawah jalan aspal sebelum akhirnya menuju sungai dan bermuara ke laut.

Salah satu warga di Jalan Umbul Kunci yang enggan disebutkan namanya mengaku, sejak tahun 2019 silam warga mulai merasakan dampak limbah dari TPA Bakung. Menurutnya, awalnya masalah muncul saat terjadi hujan deras yang menyebabkan banjir.

“Sejak tahun 2019 kami rasakan ini. Sampai sekarang masih ada, saya khawatir jika ada banjir besar nanti bagaimana,” ujar warga yang telah menetap di lokasi tersebut sejak tahun 2011, pada Senin (9/2/2026).

Warga tersebut juga menyampaikan bahwa air dari sumur yang digali untuk mencuci pakaian meninggalkan bekas seperti getah pada kain. Selain itu, aroma tidak sedap dari limbah menyebabkan gangguan pernapasan dan sesak napas bagi sebagian masyarakat.

Baca Juga :  LSM Triga Nusantara Indonesia: Kegiatan Gotong Royong KORVE Lintas OPD di Tulang Bawang Barat

Selama penelusuran, ditemukan tiga anak remaja yang tengah mandi di sungai yang menjadi aliran akhir limbah tersebut.

Dugaan pencemaran terjadi akibat resapan air limbah dari TPA Bakung yang tidak berfungsi dengan baik. Warga menganggap DLH Kota Bandar Lampung belum menjalankan tugas pengawasan dan pemantauan kualitas lingkungan secara optimal.

Pencemaran ini berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti penyakit pernapasan, kulit, terkait air, hingga gangguan neurologis dan kanker, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan pengendalian yang serius untuk melindungi masyarakat. (Indra)

Penulis : Indra/Sanur

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 HARI LAGI! Panitia Tubaba FUN RUN Gelar Rapat Pemantapan, Siapkan Start dan Finish
Ketua Perindo Tubaba Resmi Daftar, Ajak Kader & Masyarakat Ramaikan Tubaba FUN RUN
BRI SIAPKAN DOOR PRIZE KHUSUS! Bayar Lewat BRI VA di Tubaba FUN RUN, Bisa Menang Hadiah Tambahan!
BAZNAS Tubaba Siapkan Beasiswa untuk Juara Tubaba FUN RUN 2026
BANK LAMPUNG DUKUNG PENUH TUBABA FUN RUN, SIAPKAN HADIAH KHUSUS PELAJAR
Pemkab Tubaba Matangkan Persiapan Road Race dan Fun Run 2026
Halal Bi Halal MGMP PAI-BP Bandar Lampung 2026 Tekankan Peningkatan Kualitas Guru
SDN 18 Tulang Bawang Tengah Raih Penghargaan Implementasi 5 Pilar Pendidikan Karakter

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:16 WIB

5 HARI LAGI! Panitia Tubaba FUN RUN Gelar Rapat Pemantapan, Siapkan Start dan Finish

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Ketua Perindo Tubaba Resmi Daftar, Ajak Kader & Masyarakat Ramaikan Tubaba FUN RUN

Selasa, 14 April 2026 - 12:00 WIB

BRI SIAPKAN DOOR PRIZE KHUSUS! Bayar Lewat BRI VA di Tubaba FUN RUN, Bisa Menang Hadiah Tambahan!

Selasa, 14 April 2026 - 03:35 WIB

BAZNAS Tubaba Siapkan Beasiswa untuk Juara Tubaba FUN RUN 2026

Senin, 13 April 2026 - 21:58 WIB

BANK LAMPUNG DUKUNG PENUH TUBABA FUN RUN, SIAPKAN HADIAH KHUSUS PELAJAR

Berita Terbaru