TERASINFORMASI.COM – Sebuah tulisan mengejutkan terpasang di tiang listrik kompleks Pemakaman Umum (TPU) Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Minggu (4/1/2026) pagi.
Tulisan tersebut seolah mengindikasikan adanya perebutan hak atas lahan seluas kurang lebih lima hektar yang selama ini diasumsikan sebagai tanah fasilitas umum, berpotensi menimbulkan konflik pertanahan di wilayah setempat.
Dari pantauan di lokasi, lahan yang kini tampak telah dibajak dan ditanami singkong, ditempeli papan tulisan bertuliskan: “1X LAGI PANEN RAMPUNG AKU TIDAK SERAKAH !!! SEWAAN KU 10 TAHUN Rp 23.000.000 YA MAS, Saling tau aja”. dengan tanda tangan dan nama jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Isi tulisan tersebut seolah menyampaikan klaim penggunaan lahan oleh pihak tertentu selama puluhan tahun, sekaligus memberikan peringatan terkait kemungkinan sengketa jika ada pihak lain yang mengklaim hak atas lahan tersebut.
Kepala Tiyuh Candra Kencana, Zainal Abidin, ketika dihubungi terkait pengumuman tersebut mengaku tidak mengetahui adanya tulisan di lokasi. “Saya tidak tahu mas, coba tanya kepada yang nulis,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi Minggu sore.
Sampai saat ini, pihak yang memasang tulisan dan juga pihak yang diduga menjadi pihak lain dalam klaim hak lahan tersebut belum dapat diidentifikasi dengan jelas. Lahan yang sebelumnya dianggap sebagai bagian dari fasilitas umum TPU kini menjadi sorotan karena potensi konflik yang bisa muncul jika tidak segera mendapatkan klarifikasi status hukumnya dari instansi terkait.
Penulis : Redaksi
Editor : Ahmad Sobirin
















