Empat Putri Gus Dur Berperan Aktif di Berbagai Bidang Strategis

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERAS INFORMASI — Empat putri Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dikenal memiliki kiprah menonjol di berbagai bidang strategis. Keempatnya—Alissa Wahid, Yenny Wahid, Anita Wahid, dan Inayah Wulandari Wahid—bukan hanya membawa nama besar sang ayah, melainkan juga membangun reputasi sendiri melalui prestasi dan profesi yang mencolok di tingkat nasional hingga internasional.

Alissa Wahid: Perumus Nilai Kemanusiaan

Sebagai psikolog, Alissa konsisten memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Ia menjabat sebagai Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, komunitas lintas iman yang mengusung pemikiran dan nilai-nilai Gus Dur. Selain itu, Alissa dipercaya sebagai Duta SDGs Indonesia dan Komisaris Independen PT Unilever Indonesia, memperkuat perannya di sektor korporasi dan pembangunan berkelanjutan. Di berbagai forum nasional maupun global, ia aktif menyuarakan isu multikulturalisme, demokrasi, dan hak asasi manusia, dengan pandangannya kerap menjadi rujukan dalam diskusi toleransi dan keberagaman di Indonesia.

Yenny Wahid: Tokoh Politik dan Intelektual Publik

Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid dikenal luas sebagai politisi dan intelektual publik. Ia menjabat sebagai Direktur Wahid Institute, lembaga yang fokus pada penguatan demokrasi, toleransi, dan dialog antaragama. Yenny juga aktif di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) dan pernah bekerja sebagai jurnalis internasional di The Sydney Morning Herald. Pengalamannya meliputi sektor BUMN, ketika menjabat sebagai Komisaris Independen PT Garuda Indonesia, yang menunjukkan kemampuannya dalam tata kelola dan pengawasan korporasi.

Anita Wahid: Aktivis dan Pemikir Digital

Anita Wahid, putri ketiga Gus Dur, dikenal sebagai aktivis hak asasi manusia dan peneliti. Ia aktif sebagai penggerak Gusdurian serta terlibat dalam berbagai kegiatan advokasi kemanusiaan. Dengan rekam jejak akademik dan riset yang kuat terkait isu demokrasi dan sosial, Anita juga dipercaya sebagai Dewan Penasihat TikTok Asia Pasifik. Posisi ini menjadi bukti pengakuan terhadap pemikirannya tentang peran media digital sebagai ruang dialog, edukasi, dan kebebasan berekspresi di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga :  Ketika Rakyat Berduka, Sang Bupati Pergi Umroh: Potret Pemimpin "Koplak"

Inayah Wulandari Wahid: Seniman dengan Komitmen Sosial

Putri bungsu, Inayah Wulandari Wahid atau Inay, meniti jalur unik melalui dunia seni dan aktivisme. Ia dikenal sebagai seniman teater dan komedian stand-up yang sering menyisipkan kritik sosial dalam karyanya. Selain aktif di Positive Movement (PM) dan Gusdurian, Inay menjabat Sekretaris Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PBNU serta pengurus Dewan Pengawas Greenpeace Indonesia, yang menegaskan komitmennya pada isu lingkungan dan kebudayaan.

Dengan latar belakang, prestasi, dan profesi yang beragam, keempat putri Gus Dur menunjukkan bahwa nilai-nilai perjuangan sang ayah terus hidup melalui kontribusi nyata. Dari isu kemanusiaan, demokrasi, media, seni, hingga lingkungan, mereka menjadi representasi perempuan Indonesia yang berdaya, kritis, dan berpengaruh di ruang publik.

Penulis : Maskut CN

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kunjungan Penting ke Kota Baru Lampung, Komisi V DPR RI dan Ketua MA RI Tinjau Pembangunan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
Seskab Teddy Indra Wijaya Bertemu Wakil Panglima TNI untuk Perkuat Sinergi Sipil-Militer  
Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Program Nasional, Bupati Buka Rakor Koperasi Desa Merah Putih
BUPATI TUBABA HADIRI PELANTIKAN PENGURUS DPD-DPC PARTAI NASDEM TUBABA PERIODE 2025-2029
HARLAH NU KE-100 AKAN DIGELAR AKBAR DI ISTORA SENAYAN 31 JANUARI
PDIP TARGETKAN 10 KURSI DPRD TUBABA, HJ. WINARTI: “KITA YANG HARUS MENGHARGAI PARTAI DAN DIRI SENDIRI”
Pengawasan Program MBG Digencarkan, Yayasan Harus Miliki Perizinan Lengkap

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:27 WIB

Dua Kunjungan Penting ke Kota Baru Lampung, Komisi V DPR RI dan Ketua MA RI Tinjau Pembangunan

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:19 WIB

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:04 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Bertemu Wakil Panglima TNI untuk Perkuat Sinergi Sipil-Militer  

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:50 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Program Nasional, Bupati Buka Rakor Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:40 WIB

Empat Putri Gus Dur Berperan Aktif di Berbagai Bidang Strategis

Berita Terbaru