TULANG BAWANG BARAT — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat meminta agar Sekretariat DPRD dievaluasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Tubaba, Ponco Nugroho, saat menyampaikan interupsi dalam Rapat Paripurna Pengesahan APBD Tahun Anggaran 2026 pada Jumat, 28 November 2026.
Permintaan evaluasi tersebut disampaikan di hadapan Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, sesaat sebelum menutup pidatonya terkait pengesahan APBD. Ponco yang juga merupakan Ketua DPC PDIP Tubaba menyebut bahwa turunnya nilai APBD 2026 perlu disikapi serius, salah satunya dengan evaluasi terhadap kinerja Sekretariat DPRD.
“Kami khawatir penurunan anggaran ini berdampak langsung terhadap semangat kerja para pimpinan SKPD maupun ASN. Oleh karena itu, kami menilai perlu dilakukan evaluasi, termasuk terhadap kinerja Sekretariat DPRD,” tegas Ponco dalam forum paripurna.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPRD (Sekwan) Tubaba, Rudi Riansyah, mengaku terkejut mendengar permintaan itu disampaikan secara langsung dalam rapat paripurna.
“Namun sebagai ASN, kami tentu siap menerima kritik dan evaluasi, serta akan menjalankan tugas kami sebaik mungkin dalam melayani rumah tangga DPRD,” ujar Rudi.
Rapat paripurna yang semestinya berlangsung fokus pada pengesahan APBD 2026 ini pun menjadi sorotan usai interupsi tersebut. Meskipun demikian, suasana forum tetap kondusif hingga acara ditutup secara resmi oleh pimpinan sidang.
Langkah PDIP ini menjadi sinyal penting bagi upaya perbaikan kinerja internal birokrasi dalam mengawal kebijakan pembangunan daerah ke depan.***
Hastag:
#DPRDTubaba #ParipurnaAPBD2026 #PDIPTubaba #PoncoNugroho #SekwanTubaba #TulangBawangBarat #TerasInformasi #BeritaTubaba #APBD2026 #KabupatenTubaba #FraksiPDIP













