GENERASI X: HIDUP SEDERHANA, KAYA KEBERSAMAAN DAN KENANGAN BERHARGA

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERAS INFORMASI — Generasi X, yang lahir antara tahun 1970-an hingga awal 1980-an, tumbuh dalam lingkungan yang sederhana namun penuh makna. Mereka merasakan masa ketika hiburan bukan hal yang dinikmati sendiri, melainkan dirayakan bersama secara kolektif.

Televisi layar tabung hitam putih kala itu termasuk barang mewah. Anak-anak dan orang dewasa kerap berkumpul ramai-ramai di rumah tetangga yang memiliki perangkat tersebut – yang dianggap “lebih mampu” – hanya untuk menyaksikan acara favorit bersama-sama.

Selain televisi, sandiwara radio menjadi teman setia di malam hari. Suara tokoh yang keluar dari alat kecil tersebut mampu membangkitkan imajinasi pendengar, membuat mereka larut dalam cerita tanpa bantuan gambar. Seluruh keluarga sering duduk diam, menyimak dengan penuh perhatian seolah dunia luar berhenti sejenak.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam urusan asmara, Generasi X mengenal romantika yang sederhana namun mendalam. Pacaran dilakukan dengan menulis surat tangan di kertas beraroma wangi; setiap kata disusun dengan hati dan perasaan sebelum dikirim melalui kantor pos. Menunggu balasan menjadi momen mendebarkan yang tak dapat digantikan oleh pesan instan masa kini.

Baca Juga :  Pejabat Baru Tubaba Dilantik, Fokus pada Profesionalisme dan Kolaborasi

Urusan keuangan dan administrasi juga masih bersifat manual. Mengirim uang dilakukan melalui wesel pos yang membutuhkan kesabaran dan kepercayaan. Surat resmi pun ditulis menggunakan mesin ketik dengan suara “tek-tok” khasnya, sebelum akhirnya muncul komputer layar tabung sebagai simbol modernisasi pada masanya.

Komunikasi jarak jauh juga memiliki cerita tersendiri. Telepon umum berbasis uang koin menjadi andalan untuk menyampaikan kabar penting. Mereka yang memiliki telepon di rumah sering menunggu nada dering dengan harapan kabar dari kerabat atau teman jauh, di mana setiap bunyi dering terasa sangat berarti.

Baca Juga :  ENAM POLISI TERLIBAT PENGEROYOKAN DEBT COLLECTOR DI KALIBATA, DUA ORANG TEWAS

Dalam hal transportasi, sepeda ontel menjadi kendaraan utama masyarakat kala itu. Jalanan dipenuhi dengan para pengendara yang mengandalkan sepeda untuk pergi ke sekolah, pasar, atau tempat kerja. Sepeda motor masih tergolong langka dan hanya dimiliki oleh sebagian kecil kalangan.

Untuk bepergian ke kota terdekat, mikrolet menjadi pilihan utama. Penumpang naik dari belakang, duduk berdesakan dan saling berhimpitan, bahkan tak jarang ada yang bergelantungan di bagian belakang kendaraan demi bisa menumpang.

Semua pengalaman tersebut membentuk karakter Generasi X yang tangguh, sabar, dan penuh rasa kebersamaan. Meski hidup di tengah keterbatasan teknologi, mereka tumbuh dengan nilai-nilai kehangatan, solidaritas, dan rasa syukur. Kenangan tersebut kini menjadi cerita berharga yang mengingatkan bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari kemudahan, melainkan dari proses dan hubungan antarmanusia.

Penulis : Maskut CN

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Double Anniversary, Tubaba Fun Run 2026 Siap Gebrak Pasar Pulung Kencana!
Lepas Purna Bhakti Inspektur Perana Putera, Bupati Tubaba Bagikan “Rumus 10 Tahun” Jelang Pensiun
PADAT! Bandara Soetta Ramai Penumpang Arus Balik Lebaran
Kabar Duka: Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Berpulang
RIBUAN UMAT MUSLIM SHOLAT IDUL FITRI 1447 H DI GRAND DEPOK CITY
Pemerintah Tulang Bawang Barat Undang Masyarakat Hadiri Sholat Idul Fitri 1447 H
Hilal 29 Ramadhan 1447 H Tidak Memenuhi Kriteria Imkanur Rukyah
LF PBNU: Hilal 29 Ramadhan Belum Memenuhi Kriteria, Minta Kemenag Konsisten dengan Peraturan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:34 WIB

Rayakan Double Anniversary, Tubaba Fun Run 2026 Siap Gebrak Pasar Pulung Kencana!

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:35 WIB

Lepas Purna Bhakti Inspektur Perana Putera, Bupati Tubaba Bagikan “Rumus 10 Tahun” Jelang Pensiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:53 WIB

PADAT! Bandara Soetta Ramai Penumpang Arus Balik Lebaran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:11 WIB

Kabar Duka: Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Berpulang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 08:10 WIB

RIBUAN UMAT MUSLIM SHOLAT IDUL FITRI 1447 H DI GRAND DEPOK CITY

Berita Terbaru

Daerah

PADAT! Bandara Soetta Ramai Penumpang Arus Balik Lebaran

Minggu, 29 Mar 2026 - 08:53 WIB