TERAS INFORMASI – JAKARTA/TULANG BAWAWANG BARAT (TUBABA) – Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Achmad Nazaruddin, S.IP., M.IP., menyatakan bahwa Pemkab Tubaba bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) akan terus memberikan pendampingan, dorongan, dan dukungan kepada pelaku usaha daerah yang dikenal dengan julukan “Bumi Ragemsai Mangei Wawai”.
Upaya ini mencakup pembinaan, promosi, dan peningkatan akses pasar produk lokal baik di tingkat daerah, nasional, maupun global. “Keikutsertaan Kabupaten Tubaba dalam acara Inacraft yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan Jakarta merupakan langkah untuk memperkenalkan produk lokal Tubaba sekaligus meningkatkan daya saingnya di kancah nasional hingga pasar global,” ujar Kadis Achmad melalui sambungan telepon.
Menurutnya, acara tahunan Inacraft bukan hanya ajang pameran, melainkan juga sarana promosi yang efektif bagi produk lokal Tubaba. Melalui kegiatan ini, kualitas produk diharapkan semakin meningkat dan peluang untuk memasuki pasar global pun semakin terbuka. “Kami juga berharap acara ini dapat memberikan motivasi bagi pelaku usaha kerajinan untuk terus berinovasi, baik dari sisi desain, kualitas, maupun kemasan produk,” jelasnya.
Kadis Achmad menegaskan bahwa Pemkab Tubaba akan terus memberikan ruang dan kesempatan bagi pengrajin lokal agar dapat berkembang dan naik kelas, sehingga produk kerajinan Tubaba dapat dikenal secara luas tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar internasional.
Pada ajang Inacraft 2026 kali ini, Pemkab Tubaba bersama Dekranasda yang dipimpin oleh Novianti Novriwan Jaya, mengikutsertakan sejumlah produk kerajinan unggulan daerah. Di antaranya adalah Batik Kirana Way Kenanga, Rumah Batik Eco Print, Kerajinan Tiqew Atew Gera, dan Kerajinan Gambak Tubaba. Produk-produk tersebut menampilkan ciri khas budaya Tubaba, kreativitas pengrajin, serta nilai kearifan lokal daerah tersebut.
“Melalui keikutsertaan dalam Inacraft 2026, kami optimis industri kerajinan lokal Tubaba dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus menjadi wahana untuk memperkenalkan identitas budaya Tubaba ke kancah yang lebih luas,” pungkasnya. (SANUR)
Penulis : Saharuddin Nur
Editor : Ahmad Sobirin



.png)










