TULANG BAWANG BARAT – TERAS INFORMASI – Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Tiyuh Daya Sakti, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar kegiatan ziarah kubur dan doa bersama. Kegiatan ini dilakukan untuk mendoakan ahli waris yang telah wafat sekaligus sebagai momentum mengingat akan kematian.
Demikian diungkapkan Sekretaris Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Kecamatan Tumijajar, Sukamto, S.PdI kepada TERAS INFORMASI pada Selasa (17/02/2026).
“Kami lakukan kegiatan ini menjelang bulan suci Ramadhan, karena sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia khususnya umat Muslim untuk melakukan ziarah kubur ke makam orang tua, keluarga, saudara, ataupun para ulama,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung di dua tempat pemakaman umum. Di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Suku 07, kegiatan dipimpin oleh KH. Jumantoro, SY, S.PdI, M.Pd, didampingi Rois Syuriah Ranting NU Daya Sakti Ustadz H. Muchammad Yasin, S.Pd beserta jajarannya, Ketua Ranting NU M. Safaat, pengurus Ranting NU, serta Ketua Ranting Muslimat. Sementara di TPU Suku 05, kegiatan dipimpin oleh Ustadz Imam Hanafi.
Para peziarah antusias mengikuti kegiatan dengan mengumandangkan dzikir dan doa bersama.
Menurut Sukamto, Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan momentum untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal.
“Dengan mengunjungi makam, seseorang diingatkan bahwa hidup hanyalah sementara. Kesadaran ini mendorong lahirnya niat untuk menjalani Ramadhan dengan lebih sungguh-sungguh, penuh taubat, dan menjauhi maksiat. Oleh karena itu, ziarah kubur menjadi refleksi diri sebelum memasuki bulan penuh ampunan,” pungkasnya.
Penulis : Gati Susanto/ Puji Riyanto
Editor : Ahmad Sobirin



.png)










