TULANG BAWANG BARAT – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Dedi Priono, menyarankan seluruh anggota PWI yang akan menjalin kerja sama publikasi dengan pemerintahan tiyuh (desa) untuk segera membuat surat penawaran kerja sama resmi dari masing-masing perusahaan medianya.
Hal ini disampaikan Dedi saat memimpin rapat akhir tahun 2025 di Balai Wartawan Bagir Manan, Jumat, 19 Desember 2025.
Menurutnya, langkah ini penting agar seluruh proses publikasi berita yang berkaitan dengan kegiatan desa tertib secara administrasi dan dapat dipertanggungjawabkan, mengingat sumber pendanaan berasal dari Dana Desa yang memiliki aturan ketat dalam pelaporannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan sampai nanti ada masalah karena berita tidak tayang, tapi anggaran sudah cair. Maka dari awal harus jelas, ada penawaran resmi, ada MoU, dan pelaksanaan sesuai kesepakatan,” tegas Dedi.
Ia juga menyoroti masih banyaknya kasus di mana penerima anggaran publikasi tidak menayangkan berita sebagaimana mestinya, bahkan tidak melakukan penawaran kerja sama terlebih dahulu kepada pihak tiyuh.
Diketahui, selama ini kegiatan publikasi desa di Tubaba banyak dikoordinir oleh organisasi wartawan lintas asosiasi, namun dalam praktiknya masih terdapat ketidaksesuaian antara perjanjian dan pelaksanaan di lapangan.
PWI Tubaba berharap ke depan, kerja sama media dengan desa bisa dilakukan lebih transparan, tertib, dan profesional, demi menjaga marwah jurnalisme dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa.
Penulis : Redaksi
Editor : Ahmad Sobirin
















