TERAS informasi – Wakil Katib Aam PBNU, KH Muhyiddin Tohir, menyatakan bahwa seluruh elemen Nahdlatul Ulama dari tingkat PWNU, PCNU, MWC, hingga ranting dan anak ranting wajib tunduk dan mengikuti keputusan Rais Aam sebagai pemegang otoritas tertinggi di tubuh PBNU.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi langkah cepat KH Zulfa Mustofa yang baru saja ditetapkan sebagai Penjabat (PJ) Ketua Umum PBNU dan langsung melakukan konsolidasi di wilayah Jawa Barat, Minggu, 14 Desember 2025.
Menurut Kyai asal Lampung ini, keputusan Rais Aam adalah final dan mengikat. “Kalau PWNU, PCNU, MWC NU, ranting dan anak ranting itu harus mengikuti keputusan pimpinan tertinggi, yaitu Rais Aam PBNU. Sudah ditunjuk PJ Ketua Umum KH Zulfa Mustofa, jadi semuanya tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Itu urusan kami di PBNU,” tegas KH Muhyiddin Tohir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah KH Zulfa Mustofa yang langsung turun ke daerah mendapat apresiasi. Ia menegaskan bahwa konsolidasi ini bukan bentuk islah, melainkan bagian dari penegakan disiplin organisasi pasca keputusan rapat pleno PBNU. Ia juga membantah isu adanya permusuhan internal.
Konsolidasi tersebut diikuti oleh seluruh struktur NU di Jawa Barat sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan kepengurusan PBNU di bawah arahan Rais Aam.
KH Muhyiddin Tohir juga mengimbau kepada semua warga Nahdliyyin agar tidak terprovokasi isu-isu liar dari luar struktur NU dan tetap fokus menjalankan program keummatan serta kebangsaan yang menjadi amanah organisasi.
Penulis : Irfantoro
Editor : Ahmad Sobirin
















