Panaragan, 19/11/2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali tancap gas! Kali ini lewat Rapat Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026 bareng Asisten II Pemkab, jajaran Satker, dan seluruh UPZ se-Tubaba. Agenda ini jadi momentum penting buat nyusun langkah besar pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tahun depan agar makin terarah, profesional, dan pastinya ngena banget buat masyarakat.
Bertempat di Aula Asisten I Pemkab Tubaba, suasana rapat berlangsung produktif dan penuh energi. Bahasan utamanya mulai dari penguatan pengumpulan ZIS, penyusunan strategi pendistribusian yang makin tepat sasaran, sampai rencana digitalisasi layanan zakat yang lebih modern dan gampang diakses masyarakat. Kehadiran Asisten II juga bikin diskusi makin nyambung antara kebijakan pemerintah dan langkah operasional BAZNAS—semua demi program yang lebih nyatu sama visi pembangunan daerah.
Yang nggak kalah seru, perwakilan Satker dan UPZ ikut turun langsung kasih evaluasi program 2025, curhat tantangan di lapangan, plus nyodorin ide-ide ciamik buat program 2026. Kolaborasi ini jadi bukti kalau pengelolaan zakat itu kerja bareng yang butuh komitmen semua pihak biar hasilnya makin maksimal.
Dari internal BAZNAS Tubaba, hadir Ketua H. Purwanto dan Wakil Ketua III H. Supriyanto Hadi yang kasih arahan penting tentang gimana RKAT 2026 harus disusun: komprehensif, realistis, dan tentunya berbasis data. Para UPZ Kecamatan dan UPZ Instansi juga ikut meramaikan jalannya rapat, nunjukin solidnya barisan pengelola zakat di Tubaba.
Di akhir acara, BAZNAS Tubaba dengan penuh percaya diri menyatakan kalau RKAT 2026 bakal jadi pondasi kuat buat meningkatkan penyaluran bantuan, memperluas program pemberdayaan ekonomi umat, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap ZIS.
Rapat pun ditutup dengan semangat yang sama: komitmen bareng buat bikin BAZNAS Tubaba makin profesional, transparan, inovatif, dan pastinya berdampak nyata untuk warga Tulang Bawang Barat.













