TULANG BAWANG BARAT – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, mengapresiasi sejumlah tiyuh (desa) yang telah sukses menjalankan program Satu Desa Satu Sarjana melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pendanaan dari Dana Desa. Hal ini disampaikan saat dirinya menghadiri acara wisuda di Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Tunas Palapa Dayamurni, Tumijajar, Kamis (11/12/2025).
“Hari ini saya menyaksikan langsung proses wisuda. Harapan saya, setelah lulus, para sarjana ini bisa menata masa depan dan turut menyumbangkan pemikiran untuk membangun Tubaba,” kata Nadirsyah.
Wabup juga mendorong tiyuh-tiyuh lain di wilayah Tubaba untuk menjalankan program serupa. Ia menilai, langkah ini sangat selaras dengan misi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia menghadapi era Indonesia Emas 2045.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau tiyuh merasa mampu dan programnya strategis, saya dukung penuh. Ini bukti komitmen untuk mencerdaskan masyarakat desa,” ujarnya.
Sementara itu, Kejaksaan Negeri Tubaba melalui bidang intelijen, Kahfi Yuda Sultoni, menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa untuk pendidikan adalah sah, selama sesuai regulasi yang berlaku.
“Dana desa punya pos anggaran untuk pembangunan SDM. Selama digunakan sesuai aturan, maka tidak jadi masalah,” jelasnya.
Dari lokasi wisuda, Feri Saputra, Kepalo Tiyuh Margodadi yang turut diwisuda, menyampaikan bahwa ia membiayai kuliahnya secara pribadi, meskipun penggunaan dana desa untuk pendidikan dibolehkan.
“Karena belum jadi prioritas hasil musyawarah tahun ini, saya gunakan dana pribadi. Tapi ini bukti bahwa aparatur juga penting meningkatkan kapasitas diri,” ungkapnya.
Kegembiraan juga dirasakan oleh Jaswan, warga Tiyuh Candra Kencana, yang cucunya berhasil diwisuda berkat program beasiswa Dana Desa.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah tiyuh. Berkat bantuan mereka, cucu saya bisa kuliah dan wisuda. Semoga program ini terus berlanjut untuk anak-anak desa lainnya,” tutupnya.
Penulis : Ardi
Editor : Ahmad Sobirin
















