Tulang Bawang Barat | terasinformasi.com | Kamis, 8 Januari 2026 – Semangat kolaborasi dan penguatan peran zakat sebagai solusi kesejahteraan umat tercermin dalam kunjungan studi tiru Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu ke BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (8/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat ini menjadi ruang strategis untuk saling berbagi pengalaman, gagasan, serta praktik terbaik dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Rombongan BAZNAS Pringsewu dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Pringsewu, H. Untung Suhendro, didampingi seluruh komisioner. Turut hadir mendukung kegiatan tersebut Asisten I Pemkab Pringsewu, Kepala Dinas Pemerintahan Pekon, serta unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, bersama para komisioner BAZNAS Tubaba, Asisten I Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, H. Purwanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BAZNAS Pringsewu yang menjadikan BAZNAS Tubaba sebagai tujuan studi tiru. Ia menegaskan bahwa sinergi antarlembaga zakat merupakan kunci untuk memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
“Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi kekuatan sosial. Melalui studi tiru ini, kita belajar bersama agar pengelolaan zakat semakin tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat,” ujar H. Purwanto.
Sementara itu, H. Untung Suhendro menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah penting bagi BAZNAS Pringsewu untuk memperkaya perspektif dan meningkatkan kualitas program, khususnya dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami melihat banyak praktik baik di BAZNAS Tubaba yang patut menjadi inspirasi. Harapannya, pengalaman ini dapat kami adaptasi untuk memperkuat program pemberdayaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS,” ungkapnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Diskusi dan dialog terbuka mewarnai kegiatan, membahas penguatan kelembagaan, inovasi program, serta kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah.
Melalui studi tiru ini, BAZNAS Pringsewu dan BAZNAS Tubaba berharap dapat terus membangun kerja sama yang erat, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan dan solusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan umat di Provinsi Lampung.
![]()
Penulis : Samsul
Editor : Ahmad Sobirin
















