Bandar Lampung — Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyambut dengan penuh optimisme bergabungnya delapan desa dari Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, ke dalam wilayah administrasi Kota Bandar Lampung. Langkah ini dinilai sebagai keputusan strategis untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan kota.
Menurut Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva tersebut, perluasan wilayah administrasi ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama terkait pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan dasar.
“Dengan bergabungnya delapan desa ini, masyarakat akan merasakan langsung manfaat program-program Pemkot Bandar Lampung, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, drainase, penerangan jalan umum, hingga akses layanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan yang lebih dekat dan terintegrasi,” ujar Eva Dwiana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung siap melakukan berbagai penyesuaian administrasi serta memperkuat koordinasi lintas instansi agar proses penggabungan wilayah dapat berjalan secara tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lebih lanjut, Bunda Eva juga menaruh harapan besar terhadap terbangunnya sinergi yang kuat antara pemerintah kota, aparat kelurahan, dan masyarakat di wilayah yang baru bergabung. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus mempercepat adaptasi sistem pemerintahan dan pelayanan publik.
Tak hanya berdampak pada pelayanan, penggabungan delapan desa dari Kecamatan Jati Agung ini juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah Kota optimistis langkah ini akan meningkatkan daya tarik investasi, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat maupun warga Kota Bandar Lampung secara keseluruhan.
“Penggabungan wilayah ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan akan kami arahkan secara inklusif, berkelanjutan, dan benar-benar berorientasi pada kebutuhan warga,” pungkas Eva Dwiana
![]()
Penulis : Maskut CN
Editor : Ahmad Sobirin
















