Bandar Lampung – Sejumlah peserta tes kompetensi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Lampung mengeluhkan kendala server saat pengisian jawaban.
Menurut salah satu peserta yang melaksanakan tes di Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Rabu, 6 Mei 2026. Fitur klik di setiap sesi akhir sub soal, sulit untuk di lakukan sehingga memakan waktu.
“Untuk lanjut ke soal berikutnya itu harus di klik berkali-kali. Kalau enggak gitu gagal. Jadi kan makan waktu,” kata dia usai mengikuti tes.
Keluhan juga datang dari peserta yang mengikuti tes di Al-Kautsar Indoor Sport Centre. Kata dia, fitur klik juga sulit dilakukan ketika memilih jawaban. Kendala tersebut, mengakibatkan konsentrasi dalam mengerjakan soal pecah. Terlebih lagi dirinya harus mengerjakan soal dengan jumlah yang banyak dengan waktu yang singkat.
“Saat ngerjain soal-soal berlangsung pilihan jawaban sulid di klik. Soal terlompat-lompati ataupun tidak bisa di next. Waktu pengerjaan soal ini kan singkat dan terus berjalan dengan kuantitas soal yang cukup banyak secara tidak langsung mempengaruhi psikis saya dan berdampak pada hasil akhir tes,” keluh Eko.
Ia mengaku sempat menanyakan ke pihak panitia, kendala yang terjadi saat tes berlangsung. Dari keterangan panitia, kendala tersebut terjadi akibat server down.
“Sempat servernya enggak lancar, sudah di klik tapi balik lagi ke laman sebelumnya. Coba protes ke panitia katanya ini kendala nasional karena web dibuka secara bersamaan. Bikin lama, tapi mudah-mudahan makin hari makin baik lah servernya,” terang dia.
Pelaksanaan tes kompetensi manajer kopdes berlangsung serentak sejak 3 Mei hingga 12 Mei mendatang, tersebar di 72 titik di seluruh Indonesia. Sementara di Provinsi Lampung berlangsung di dua titik yakni di Graha Bintang Universitas Malahayati dan di Al-Kautsar Indoor Sport Centre.
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Senin 4 Mei 2026 sempat meninjau pelaksanaan seleksi nasional Manajer kopdes di Al-Kautsar Indoor Sport Centre.
Wamen Farida mengungkapkan pemerintah menargetkan perekrutan 30 000 manajer KDKMP yang akan ditempatkan di 30 000 desa di seluruh Indonesia. Peninjauan ini untuk memastikan pelaksanaan tes Kopdes di Lampung berjalan lancar.
Untuk menjamin proses seleksi yang transparan, akuntabel, objektif, dan bebas dari intervensi pelaksanaan seleksi kompetensi menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, menegaskan seleksi menggunakan sistem CAT ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekosistem koperasi yang modern dan profesional. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan BKN dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
![]()
Penulis : Risma
Editor : Ferdi



.png)










