Pemkab Tubaba Siapkan Lahan 9,4 Ha untuk Sekolah Rakyat, KemenPUPR Sebut Layak Secara Teknis  

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERAS INFORMASI, TULANG BAWAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menunjukkan komitmen mendukung program nasional Sekolah Rakyat dengan menyiapkan lahan strategis seluas 9,4 hektare. Survei dan verifikasi teknis terhadap lahan tersebut dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) bersama Balai Satuan Kerja Provinsi Lampung pada Kamis (08/01/2026).

Lahan yang diusulkan berlokasi di Tiyuh Kantong Panaragan dan Tiyuh Pulung Kencana, bersebelahan dengan Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Tubaba. Lokasi ini dinilai memenuhi kriteria dasar pembangunan sarana pendidikan terpadu dengan posisi yang strategis.

Kegiatan survei lapangan didampingi langsung oleh Bupati Tubaba Novriwan Jaya bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Asisten II, Dinas PUPR, Perkimta, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, BKAD, dan Dinas Perhubungan.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan KemenPUPR dari Satuan Kerja Pelaksanaan Sarana Prasarana Strategis Lampung, Pendi M.Y., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari verifikasi teknis atas usulan Sekolah Rakyat yang diajukan Pemkab Tubaba. “Secara teknis, lokasi ini sudah memenuhi persyaratan. Akses jalan memadai, jaringan air tersedia, permukaan tanah rata, serta luas lahan mencukupi ketentuan minimal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Slamet Riadi Gercep Siapkan Musda PD PPM Provinsi Lampung  

Meski demikian, Pendi menegaskan keputusan akhir penetapan lokasi berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos), sementara KemenPUPR hanya bertugas melakukan penilaian dan pelaporan teknis. “Saat ini kami menunggu kelengkapan administrasi, seperti sertifikat tanah, dokumen KTR, dan KKPR. Setelah itu, hasil verifikasi akan kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan Kemensos,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa persaingan usulan cukup ketat karena program ini diajukan hampir seluruh daerah di Indonesia. Untuk Provinsi Lampung, telah ditetapkan tiga lokasi, yakni Kota Baru (usulan provinsi), Sukadana (Lampung Timur), dan Desa Candu (Kalianda, Lampung Selatan). Apabila usulan Tubaba disetujui, tahapan perencanaan diperkirakan berlangsung 1-2 bulan, dengan target lelang dimulai Agustus 2026 agar sebagian bangunan dapat difungsikan pada tahun ajaran berikutnya.

Baca Juga :  Hanya 2 di Lampung! Tubaba Jadi Lokasi RSUD Unggulan Senilai 130 Miliar Siap Dibangun 2026

Pembangunan Sekolah Rakyat diperkirakan membutuhkan anggaran minimal Rp200 miliar. Fasilitas yang direncanakan meliputi ruang kelas SD, SMP, SMA, asrama siswa putra-putri, kantin, rumah ibadah, ruang serba guna, dan sarana olahraga terpadu, dengan proyeksi rampung dalam waktu sekitar 10 bulan.

Bupati Tubaba Novriwan Jaya menegaskan kesiapan daerah mendukung program tersebut baik dari sisi lahan maupun koordinasi lintas kementerian. “Kami telah menyiapkan lahan dan sebelumnya juga sudah berkomunikasi langsung dengan Menteri Sosial. Harapan kami, selain Sekolah Rakyat, kawasan ini juga dapat dilengkapi dengan fasilitas olahraga berstandar nasional,” katanya.

Menurutnya, konsep pembangunan terpadu akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Tubaba dalam pemenuhan akses pendidikan dan sarana publik yang representatif. “Kawasan ini memang kami rancang untuk mendukung program strategis nasional. Lokasinya strategis dan sesuai ketentuan, sehingga kami berharap realisasi Sekolah Rakyat di Tubaba dapat segera terwujud,” pungkasnya.

Penulis : Ade Mahpudin

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Gapoktan Tiyuh Balam Jaya Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi
Bentuk Kebanggaan Sekolah: SMPN 1 Tulang Bawang Barat Dukung Adelia Faranisa Azni di CTV 2026
Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  
DPP PSI Resmi Cabut SK Lama, Tetapkan Susunan Baru DPD PSI Tulang Bawang Barat Periode 2025–2030
DPK APINDO Tulang Bawang Barat Mulai Safari Perusahaan, Kunjungan Perdana ke PT Huma Indah Mekar  
Sengketa Lahan Puluhan Tahun: Warga Candra Kencana Harus Relakan Tanah Garapan ke Pihak Bandar Dewa
Hari Kedelapan TMMD ke-129, Kodim 0412/LU Perkuat Ekonomi Desa Lewat Penyuluhan BUMDes, PAJALE, dan UMKM  
Gotong Royong Satgas TMMD & Warga Desa Baru Raharja: Pengecoran Gorong-Gorong Dikebut Agar Segera Bermanfaat  

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Oknum Gapoktan Tiyuh Balam Jaya Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Bentuk Kebanggaan Sekolah: SMPN 1 Tulang Bawang Barat Dukung Adelia Faranisa Azni di CTV 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  

Senin, 27 Juli 2026 - 14:05 WIB

DPP PSI Resmi Cabut SK Lama, Tetapkan Susunan Baru DPD PSI Tulang Bawang Barat Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 11:58 WIB

DPK APINDO Tulang Bawang Barat Mulai Safari Perusahaan, Kunjungan Perdana ke PT Huma Indah Mekar  

Berita Terbaru