
Magelang, Teras Informasi – Suasana damai dan penuh cahaya akan menyelimuti Candi Borobudur pada peringatan Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era tahun 2026. Perayaan suci umat Buddha tersebut resmi dipusatkan di kawasan warisan dunia yang berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dan akan digelar pada 31 Mei 2026. Ribuan umat Buddha dari dalam maupun luar negeri diperkirakan hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan spiritual yang berlangsung khidmat dan meriah.
Tri Suci Waisak merupakan peringatan tiga peristiwa agung dalam kehidupan Buddha Gautama. Ketiga peristiwa tersebut meliputi kelahiran Pangeran Siddharta, tercapainya penerangan sempurna hingga menjadi Buddha, serta wafatnya Buddha Gautama atau Parinibbana. Momen sakral ini setiap tahun menjadi perayaan penting bagi umat Buddha di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Soegito Harsono, mengatakan puluhan ribu umat Buddha dipastikan akan memadati kawasan Borobudur selama perayaan berlangsung. Menurutnya, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, China, hingga Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran umat Buddha mancanegara menjadi bukti bahwa perayaan Waisak di Borobudur memiliki daya tarik spiritual dan budaya berskala internasional. Selain sebagai pusat ibadah, Borobudur juga menjadi simbol toleransi dan perdamaian dunia yang mampu menyatukan berbagai bangsa dalam suasana penuh ketenangan dan penghormatan.
Berbagai rangkaian kegiatan spiritual telah disiapkan panitia untuk menyambut Waisak 2026. Kegiatan tersebut dimulai dari ziarah ke taman makam pahlawan, bakti sosial berupa pengobatan gratis di kawasan Borobudur, hingga ritual pengambilan api abadi di Api Abadi Mrapen dan pengambilan air suci di Umbul Jumprit.
Prosesi pengambilan api dan air suci memiliki makna mendalam bagi umat Buddha. Api abadi melambangkan semangat dan penerangan hidup, sedangkan air suci menjadi simbol kesucian serta keseimbangan batin. Seluruh ritual tersebut nantinya akan dibawa menuju Borobudur sebagai bagian dari rangkaian utama perayaan Waisak.
Puncak peringatan Tri Suci Waisak akan digelar pada Minggu, 31 Mei 2026, melalui kirab suci dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Ribuan umat Buddha diperkirakan mengikuti prosesi berjalan kaki tersebut sambil membawa doa dan simbol-simbol keagamaan menuju altar utama di Borobudur.
Tepat pada pukul 15.44.44 WIB, detik-detik Waisak akan diperingati secara khidmat melalui doa bersama dan meditasi. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan Dharmasanti serta pelepasan ribuan lampion yang akan menerangi langit malam Borobudur. Momen tersebut diprediksi kembali menjadi daya tarik utama yang menghadirkan suasana penuh kedamaian, harapan, dan persaudaraan antarumat manusia.
![]()
Penulis : Maskut CN
Editor : Ahmad Sobirin



.png)










