Hilal 29 Ramadhan 1447 H Tidak Memenuhi Kriteria Imkanur Rukyah

LF PBNU Minta Kemenag Konsisten dengan Peraturan  

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (terasinformasi.com) — Data hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), Kementerian Agama, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan hilal pada Kamis (19/3/2026) atau 29 Ramadhan 1447 H masih di bawah kriteria imkanur rukyah yang telah disepakati, yaitu tinggi 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

 

Katib Syuriyah PBNU KH Sarmidi Husna berharap Kementerian Agama tetap berpegang pada Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 serta kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dalam menetapkan akhir Ramadhan 1447 H. Menurutnya, imkanur rukyah harus menjadi syarat penerimaan kesaksian rukyatul hilal, dan jika lima metode falak qath’iy berbeda menetapkan hilal tidak mungkin terlihat, maka ketetapan tersebut menjadi acuan untuk menolak kesaksian.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

KH Sarmidi menyampaikan adanya dugaan upaya manipulasi data hisab dan perubahan kriteria imkanur rukyah dengan tujuan menyamakan tanggal 1 Syawal 1447 H. Dua upaya yang disebutkannya adalah usulan untuk menurunkan kriteria elongasi menjadi 6 derajat dan rencana mengirim tim rukyah dari Jawa ke Aceh dengan dugaan hasil yang telah ditentukan meskipun data tidak valid.

Baca Juga :  Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  

 

Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa menegaskan bahwa kabar penyamaan Idul Fitri pada 20 Maret 2026 adalah logika yang terbalik. Hasil rapat sinkronisasi Kemenag telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Menurutnya, ada manuver untuk memajukan penetapan satu hari dengan mengotak-atik data yang sudah pasti, yang dapat mengganggu komitmen yang telah dibangun bersama stakeholder.

 

LF PBNU menekankan agar Ramadhan 1447 H digenapkan menjadi 30 hari hingga Jumat (20/3/2026) dan 1 Syawal jatuh pada hari Sabtu (21/3/2026). Kiai Sirril juga mengingatkan agar pemangku kebijakan mengedepankan sikap hati-hati, karena gegabah dalam penentuan waktu ibadah berpotensi menimbulkan ketergelinciran yang tidak diinginkan.

 

Berdasarkan hasil Halaqah Nasional PBNU bidang keagamaan, jika data hisab menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria imkanur rukyah namun ada pihak yang mengaku melihatnya, pengakuan tersebut akan ditolak.

Baca Juga :  Gus Kikin: Harlah 1 Abad NU di Jatim Bukti Perekat Persatuan Bangsa

 

Data Falakiyah Terperinci:

 

– Tinggi hilal terbesar terjadi di Kota Sabang, Aceh, dengan tinggi mar’ie 2 derajat 53 menit dan elongasi haqiqy 6 derajat 09 menit, serta lama hilal 14 menit 44 detik.

– Tinggi hilal terkecil di Merauke, Papua Selatan, dengan tinggi mar’ie 0 derajat 49 menit dan elongasi haqiqy 4 derajat 36 menit, serta lama hilal 6 menit 36 detik.

– Di Jakarta (markaz Gedung PBNU), tinggi hilal adalah 1 derajat 43 menit 54 detik dengan elongasi 5 derajat 44 menit 49 detik dan lama hilal 10 menit 51 detik.

– Ijtimak (konjungsi) terjadi pada pukul 08:25:58 WIB pada hari yang sama.

 

Penghitungan dilakukan dengan metode falak tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama.

 

Sumber: NU Online

Loading

Penulis : Maskut CN

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA
Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan
DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung
Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat
Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  
HUT ke-81 TNI: Kodim 0412/LU Gelar Donor Darah, Sunatan Massal & Bantuan Sembako
DPP HMD-GEMAS Kirim Somasi, Minta Klarifikasi & Penghentian Operasional SPPG Patoman
Wamen Transmigrasi Silaturahmi dengan PATRI Lampung, Perkuat Komitmen Bangun Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung

Senin, 28 September 2026 - 06:55 WIB

Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat

Sabtu, 26 September 2026 - 09:11 WIB

Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  

Berita Terbaru