JEJAK SEJARAH LAMPUNG: RUMAH DASWATI DI BANDAR LAMPUNG RESMI DITETAPKAN SEBAGAI CAGAR BUDAYA  

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Teras Informasi, Sebuah bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan terbentuknya Provinsi Lampung, kini resmi mendapatkan status perlindungan. Rumah Daswati, yang terletak di Kota Bandar Lampung, secara sah ditetapkan sebagai Cagar Budaya pada tanggal 19 Mei 2026 oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bandar Lampung. Penetapan ini menjadi langkah penting dalam menjaga warisan sejarah yang memiliki nilai tinggi bagi identitas masyarakat Lampung.

 

Rumah Daswati beralamat di Jalan Tulang Bawang, Kelurahan Enggal, kawasan strategis yang berdekatan dengan Lapangan Saburai. Bangunan ini pada awalnya merupakan milik pejuang kemerdekaan asal Menggala, Achmad Ibrahim. Sejak tanggal 7 Maret 1963, rumah tersebut beralih fungsi menjadi kantor sekaligus pusat kegiatan Panitia Perjuangan Daerah Swatantra Tingkat I (Daswati) Lampung.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kembali ke masa itu, bangunan ini menjadi jantung dari segala aktivitas perjuangan masyarakat Lampung. Di tempat inilah para tokoh daerah dan pejuang berkumpul, menggelar rapat penting, melakukan konsolidasi, hingga menyusun berbagai strategi demi memperjuangkan status Lampung menjadi Daerah Swatantra Tingkat I yang terpisah dari Provinsi Sumatera Selatan. Rumah ini adalah saksi utama lahirnya kemandirian provinsi ini.

Baca Juga :  SMA YP Unila Bandar Lampung Antar 234 Siswa Lolos PTN Dalam dan Luar Negeri Tahun 2026

 

Tim Ahli Cagar Budaya Kota Bandar Lampung menilai, Rumah Daswati memiliki nilai sejarah yang sangat fundamental karena keterkaitannya yang langsung dan erat dengan perjalanan panjang lahirnya Provinsi Lampung. Berdasarkan pertimbangan tersebut, bangunan ini dinilai sangat layak dan wajib mendapatkan perlindungan hukum serta perhatian khusus agar keberadaannya tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

 

Tak hanya menyimpan kenangan sejarah, Rumah Daswati juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Keberadaannya diharapkan dapat memperkaya wajah pariwisata Lampung yang selama ini lebih dikenal dengan keindahan alam, seperti pantai dan perbukitan, sehingga kini juga memiliki daya tarik berbasis sejarah dan budaya.

 

Nabila Audifa, mahasiswa Program Studi Arsitektur Lanskap Institut Teknologi Sumatera (ITERA), menekankan pentingnya langkah revitalisasi bagi bangunan ini. Menurutnya, upaya pelestarian harus dilakukan secara cermat agar keaslian dan karakter khas bangunan tidak hilang, namun tetap disesuaikan agar fungsinya relevan di masa kini.

Baca Juga :  KOMITMEN TINGGI! Arif Nurrohman Kawal Revitalisasi Sekolah di Tubaba Sampai ke Kementerian

 

“Rumah Daswati memiliki nilai sejarah yang sangat kuat dan berpotensi besar dijadikan destinasi wisata sejarah yang edukatif. Keberadaan cagar budaya ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, untuk lebih mengenal dan memahami akar sejarah terbentuknya Provinsi Lampung secara lebih mendalam,” ungkap Nabila saat diwawancarai.

 

Di tengah arus pembangunan dan modernisasi yang kian pesat, keberadaan situs bersejarah seperti Rumah Daswati perlahan mulai kurang dikenal oleh generasi muda, khususnya Generasi Z. Melalui penetapan status sebagai cagar budaya ini, harapannya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat untuk menjaga, merawat, dan melestarikan bangunan tersebut. Rumah Daswati harus tetap berdiri tegak sebagai simbol perjuangan, identitas, dan kebanggaan lahirnya Provinsi Lampung.

Loading

Penulis : Maskut CN

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Gapoktan Tiyuh Balam Jaya Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi
Bentuk Kebanggaan Sekolah: SMPN 1 Tulang Bawang Barat Dukung Adelia Faranisa Azni di CTV 2026
Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  
DPP PSI Resmi Cabut SK Lama, Tetapkan Susunan Baru DPD PSI Tulang Bawang Barat Periode 2025–2030
DPK APINDO Tulang Bawang Barat Mulai Safari Perusahaan, Kunjungan Perdana ke PT Huma Indah Mekar  
Sengketa Lahan Puluhan Tahun: Warga Candra Kencana Harus Relakan Tanah Garapan ke Pihak Bandar Dewa
Hari Kedelapan TMMD ke-129, Kodim 0412/LU Perkuat Ekonomi Desa Lewat Penyuluhan BUMDes, PAJALE, dan UMKM  
Gotong Royong Satgas TMMD & Warga Desa Baru Raharja: Pengecoran Gorong-Gorong Dikebut Agar Segera Bermanfaat  

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Oknum Gapoktan Tiyuh Balam Jaya Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Bentuk Kebanggaan Sekolah: SMPN 1 Tulang Bawang Barat Dukung Adelia Faranisa Azni di CTV 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  

Senin, 27 Juli 2026 - 14:05 WIB

DPP PSI Resmi Cabut SK Lama, Tetapkan Susunan Baru DPD PSI Tulang Bawang Barat Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 11:58 WIB

DPK APINDO Tulang Bawang Barat Mulai Safari Perusahaan, Kunjungan Perdana ke PT Huma Indah Mekar  

Berita Terbaru