23 Prajurit Marinir Gugur dalam Longsor Cisarua, 4 Jenazah Sudah Ditemukan

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERAS INFORMASI – Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir TNI AL dilaporkan gugur akibat longsor yang terjadi di Cisarua, 23 Prajurit Marinir Gugur dalam Longsor Cisarua, 4 Jenazah Sudah Ditemukan

Hingga saat ini, tim evakuasi telah menemukan empat prajurit dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk identifikasi dan penanganan sesuai prosedur militer.

Longsor terjadi mendadak setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam. Kondisi tanah labil diduga menjadi pemicu utama runtuhnya tanah dan bebatuan yang menimbun area latihan.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah prajurit lainnya masih tertimbun, sehingga proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan oleh tim gabungan TNI, Basarnas, BPBD, kepolisian, dan relawan dengan menggunakan alat berat serta peralatan manual.

Para prajurit sedang melaksanakan latihan pratugas sebagai persiapan untuk penugasan operasi di wilayah perbatasan Papua dan Papua Nugini, yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental tinggi. Kegiatan latihan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin militer untuk memastikan kesiapan personel sebelum ditempatkan di daerah strategis dan rawan.

Baca Juga :  GENERASI X: HIDUP SEDERHANA, KAYA KEBERSAMAAN DAN KENANGAN BERHARGA

Pihak TNI AL menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan proses pencarian akan dilakukan secara maksimal hingga seluruh prajurit yang tertimbun ditemukan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor, khususnya di wilayah perbukitan Bandung Barat mengingat curah hujan yang masih tinggi.Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa tersebut terjadi saat mereka tengah menjalani latihan, lalu tiba-tiba diterjang material longsor dari perbukitan sekitar.

Hingga saat ini, tim evakuasi telah menemukan empat prajurit dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk identifikasi dan penanganan sesuai prosedur militer.

Longsor terjadi mendadak setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam. Kondisi tanah labil diduga menjadi pemicu utama runtuhnya tanah dan bebatuan yang menimbun area latihan.

Baca Juga :  Laskar Gibran Perkuat Sinergitas dengan PSI, Dorong Kolaborasi Program untuk Masyarakat

Sejumlah prajurit lainnya masih tertimbun, sehingga proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan oleh tim gabungan TNI, Basarnas, BPBD, kepolisian, dan relawan dengan menggunakan alat berat serta peralatan manual.

Para prajurit sedang melaksanakan latihan pratugas sebagai persiapan untuk penugasan operasi di wilayah perbatasan Papua dan Papua Nugini, yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental tinggi. Kegiatan latihan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin militer untuk memastikan kesiapan personel sebelum ditempatkan di daerah strategis dan rawan.

Pihak TNI AL menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan proses pencarian akan dilakukan secara maksimal hingga seluruh prajurit yang tertimbun ditemukan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor, khususnya di wilayah perbukitan Bandung Barat mengingat curah hujan yang masih tinggi.

Penulis : Maskut CN

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA
Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan
DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung
Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat
Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  
HUT ke-81 TNI: Kodim 0412/LU Gelar Donor Darah, Sunatan Massal & Bantuan Sembako
DPP HMD-GEMAS Kirim Somasi, Minta Klarifikasi & Penghentian Operasional SPPG Patoman
Wamen Transmigrasi Silaturahmi dengan PATRI Lampung, Perkuat Komitmen Bangun Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung

Senin, 28 September 2026 - 06:55 WIB

Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat

Sabtu, 26 September 2026 - 09:11 WIB

Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  

Berita Terbaru