BANDAR LAMPUNG, 12 September 2026 — Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi menggelar silaturahmi sekaligus dialog bersama pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI) se-Provinsi Lampung, Jumat (12/9). Kegiatan yang berlangsung di Bandar Lampung ini juga dihadiri tokoh transmigrasi, akademisi, serta jajaran pimpinan Kementerian Transmigrasi.

Turut mendampingi Wamen: Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Robbi Suherman Ponglaba, Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Andi Wijaya, serta Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Muhammad Naufal Umaternate.
Ketua DPD PATRI Lampung Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag. menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan program transmigrasi yang melahirkan generasi unggul di Lampung. Menurutnya, transmigrasi bukan sekadar perpindahan penduduk, melainkan sarana memperkuat persatuan bangsa, keharmonisan sosial, dan peningkatan kualitas SDM.
Tokoh transmigrasi nasional Prof. Dr. Muhajir Utomo menegaskan posisi istimewa Lampung sebagai daerah kolonisasi pertama sejak tahun 1905 yang kemudian menjadi model nasional. Program ini terbukti membangun kawasan pertanian, memperkuat integrasi sosial, dan melahirkan banyak tokoh bangsa.
Sementara itu, Prof. Andi Warisno, M.M.Pd. menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan hukum terkait legalitas lahan dan status kawasan. Ia juga mengumumkan rencana peringatan HUT PATRI yang dirangkaikan dengan Hari Bhakti Transmigrasi Nasional, 12 Desember 2026.
Mewakili Pemprov Lampung, Slamet Riyadi mengapresiasi kontribusi transmigrasi yang mengubah banyak kawasan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, didukung semangat gotong royong masyarakat lokal dan pendatang.
Wamen Viva Yoga Mauladi menegaskan peran strategis transmigrasi: menjaga keutuhan NKRI, mengentaskan kemiskinan, mendukung reforma agraria, dan menciptakan pusat ekonomi baru.
“Paradigma telah bergeser — dari sekadar perpindahan penduduk menjadi pembangunan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan kini lebih partisipatif, berbasis kebutuhan daerah, bukan lagi top-down.”
Kementerian Transmigrasi terus memperkuat sinergi lintas lembaga untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, listrik desa, serta ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.
“Kawasan transmigrasi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menyejahterakan sekaligus memperkuat persatuan bangsa.”
PATRI dan Kementerian Transmigrasi berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan nilai kebangsaan. Lampung diharapkan tetap menjadi contoh keberhasilan transmigrasi nasional sekaligus laboratorium sosial pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

(Humas DPD PATRI Provinsi Lampung / Teras Informasi)
![]()
Penulis : Maskut CN
Editor : Ahmad Sobirin














