Lampung Utara – Seorang jamaah haji lanjut usia (Lansia) asal Kabupaten Lampung Utara yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) JKG dilaporkan meninggal dunia di tanah suci, Mekkah, Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 01.30 WAS atau Waktu Arab Saudi.
Jamaah perempuan bernama Sugiarti meninggal dunia setelah dievakuasi dari Madinah, usai menjalani penanganan medis berupa operasi patah tulang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Lampung Utara, Feryza Agung menuturkan almarhumah merupakan jamaah asal Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan. Almarhumah sempat mengalami insiden saat beribadah di Masjid Nabawi, Madinah.
“Awal sakit almarhumah sempat terpeleset di pelataran Masjid Nabawi ketika mau solat subuh dekat gate 318,” terang Feryza, dihubungi wartawan, Sabtu, 16 Mei 2026.
Almarhumah kemudian dibawa ke Rumah Sakit King Fahd, Madinah untuk mendapatkan perawatan karena mengalami cedera akibat patah tulang dibagian paha kiri. Akibat cedera itu, mengakibatkan almarhumah tidak bisa berjalan sehingga dilakukan operasi Open Reduction Internal Fixation (ORIF), 13 Mei 2026 di rumah sakit setempat.
Kondisi almarhumah sempat membaik pasca menjalani perawatan selama empat hari yakni 11 hingga 14 Mei 2026 dan dinyatakan layak untuk melanjutkan prosesi ibadah haji dari Madinah ke Mekkah.
“Rombongan tiba di hotel di Mekkah pukul 17.00 WAS. Berselang beberapa jam sampai di pemondokan kondisi jamaah mendadak menurun drastis. Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 00.00 WAS jamaah bersangkutan mengeluh sesak nafas dan langsung mendapatkan perawatan darurat dokter kloter dan kondisinya membaik sejam kemudian,” ulas dia.
“Sekitar pukul 01.15 WAS jamaah tiba-tiba kehilangan kesadaran (tidak responsif). Tim medis langsung melakukan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP), namun tubuh jamaah tidak memberikan respons,” imbuh dia.
Dia menjelaskan, dari hasil diagnosis dokter penyebab utama meninggalnya jamaah akibat gagal jantung yang dipicu komplikasi dari riwayat penyakit Hipertensi, kelemahan fisik pasca operasi, faktor usia, dan riwayat stroke jamaah.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi saat ini tengah mengurus seluruh dokumen kematian dan proses pemulasaran jenazah almarhumah untuk dimakamkan di Mekkah.
Feryza menambahkan, saat ini para jamaah baru saja melaksanakan umroh wajib. Namun beberapa jamaah lainnya tengah dalam proses observasi dari Kloter JKG 15, akibat mengalami sakit.
“Alhamdulillah untuk jemaah lainnya sudah selesai melaksanakan umroh wajib dan ada beberapa jemaah masih dalam observasi, karena jemaah kita memang didominasi lansia,” tutup dia.
Penulis : Ferdi
Editor : Ferdi



.png)










