Moratorium MBG Harus Bersertakan Skema, Jangan Matikan Ekonomi Rakyat — HMD-GEMAS

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA , Teras Informasi – Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-GEMAS) menegaskan bahwa kebijakan moratorium atau penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus disertai dengan skema yang jelas dan terukur, bukan sekadar dihentikan yang justru berisiko melumpuhkan ekosistem ekonomi yang sudah terbentuk di tingkat akar rumput.

 

Sekretaris Jenderal HMD-GEMAS, Yusuf Supriadi, SE, menyampaikan pandangan tersebut dalam sebuah pernyataan resmi organisasi yang bertajuk “Moratorium Itu Harus Dengan Skema, Bukan Membunuh Ekonomi Warga Negaranya!”.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, program ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, sehingga langkah penghentian harus menjadi momen evaluasi dan perbaikan, bukan alasan untuk mematikan ratusan hingga ribuan dapur rakyat yang telah bersiap dan berinvestasi dengan itikad baik.

 

“Moratorium bukan berarti menghentikan harapan. Keputusan yang diambil tidak boleh hanya dilihat dari sisi anggaran sempit, melainkan harus dihitung dengan kacamata kebangsaan,” tegas Yusuf.

Baca Juga :  Bupati Tubaba Hadiri Penyerahan LHP Pemeriksaan BPK tentang Penuntasan TBC

 

Dalam pandangannya, perhitungan kebijakan tidak boleh hanya bersifat linier, melainkan harus mempertimbangkan empat aspek risiko besar:

✅ Risiko kepercayaan publik — Keputusan yang tidak adil dan transparan dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

✅ Risiko kepercayaan investor — Ketidakpastian kebijakan membuat pelaku usaha ragu, bahkan berpotensi memindahkan investasi ke negara lain.

✅ Risiko kepercayaan pasar global — Stabilitas dan kepastian hukum menjadi tolok ukur dunia internasional dalam menilai citra Indonesia.

✅ Risiko jabatan Presiden — Kebijakan yang tidak tepat dapat dijadikan amunisi politik untuk melemahkan kredibilitas pimpinan nasional.

 

HMD-GEMAS mengusulkan agar jika moratorium tetap diberlakukan, harus disertai langkah-langkah konkret berikut:

→ Melakukan audit dan evaluasi yang adil, transparan, dan berbasis data;

→ Memberikan kepastian bagi 12.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah melalui tahap persiapan;

Baca Juga :  Dari Aula Tiyuh Tunas Jaya, Harapan Anak dan Ibu Tumbuh Bersama BAZNAS Tubaba

→ Menerapkan sistem grading dan insentif berbasis kinerja dan kesesuaian standar;

→ Menjamin keberlanjutan program tanpa mematikan roda ekonomi rakyat yang sudah berjalan.

 

“Kebijakan yang bijak adalah yang mampu menjaga ekonomi rakyat, memperkuat kepercayaan, sekaligus melindungi kepercayaan kepada Presiden dan negara,” tambah Yusuf.

 

Organisasi ini mengingatkan bahwa keputusan yang diambil hari ini akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat di masa mendatang. “Jangan matikan semangat rakyat membangun bangsa, jangan rusak kepercayaan yang sudah dibangun dengan susah payah, dan jangan beri celah bagi pihak yang ingin melemahkan kepemimpinan nasional,” pungkasnya.

 

HMD-GEMAS menegaskan komitmennya sebagai mitra bangsa yang siap mendukung penyempurnaan program agar tetap berjalan efektif, bermanfaat, dan berkelanjutan demi mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Sumber: Rilis DPP HMD GEMAS

Tanggal: 28 Juni 2026

Loading

Penulis : Rilis DPP HMD GEMAS

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Kebanggaan Sekolah: SMPN 1 Tulang Bawang Barat Dukung Adelia Faranisa Azni di CTV 2026
Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  
DPP PSI Resmi Cabut SK Lama, Tetapkan Susunan Baru DPD PSI Tulang Bawang Barat Periode 2025–2030
DPK APINDO Tulang Bawang Barat Mulai Safari Perusahaan, Kunjungan Perdana ke PT Huma Indah Mekar  
Sengketa Lahan Puluhan Tahun: Warga Candra Kencana Harus Relakan Tanah Garapan ke Pihak Bandar Dewa
Hari Kedelapan TMMD ke-129, Kodim 0412/LU Perkuat Ekonomi Desa Lewat Penyuluhan BUMDes, PAJALE, dan UMKM  
Gotong Royong Satgas TMMD & Warga Desa Baru Raharja: Pengecoran Gorong-Gorong Dikebut Agar Segera Bermanfaat  
Juru Bicara Laskar Gibran Minta Klarifikasi Istana soal Tata Letak Sidang Kabinet, Demi Jaga Marwah Kepresidenan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Bentuk Kebanggaan Sekolah: SMPN 1 Tulang Bawang Barat Dukung Adelia Faranisa Azni di CTV 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  

Senin, 27 Juli 2026 - 14:05 WIB

DPP PSI Resmi Cabut SK Lama, Tetapkan Susunan Baru DPD PSI Tulang Bawang Barat Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 11:58 WIB

DPK APINDO Tulang Bawang Barat Mulai Safari Perusahaan, Kunjungan Perdana ke PT Huma Indah Mekar  

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:49 WIB

Hari Kedelapan TMMD ke-129, Kodim 0412/LU Perkuat Ekonomi Desa Lewat Penyuluhan BUMDes, PAJALE, dan UMKM  

Berita Terbaru