Jelang Munas Alim Ulama & Konbes NU, Masyayikh Keluarkan Seruan Jaga Khittah dan Persatuan

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, TERAS INFORMASI– Sejumlah masyayikh, alim ulama, dan pengasuh pondok pesantren di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) mengeluarkan seruan bersama menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU. Pernyataan itu disampaikan dalam acara Ramah Tamah Masyayikh NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (20/6/2026) atau bertepatan dengan 4 Muharam 1448 Hijriah.

 

Dalam pernyataan yang ditandatangani sejumlah ulama senior, para masyayikh menyampaikan keprihatinan sekaligus harapan agar Munas dan Konbes mendatang diselenggarakan dengan penuh kebijaksanaan, kehati-hatian, serta rasa tanggung jawab. Tujuannya tidak lain adalah menjaga khittah, marwah, persatuan, dan keberlangsungan peran NU sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang lahir, tumbuh, dan berkembang dari tradisi pesantren.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Salah satu poin utama yang disoroti adalah sejumlah usulan perubahan terkait mekanisme pemilihan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Para ulama menegaskan bahwa karakter AHWA harus tetap dipertahankan sebagai forum keulamaan yang bertumpu pada kedalaman ilmu, keteladanan akhlak, keluasan pengabdian, serta pengakuan keulamaan yang mapan di lingkungan NU.

Baca Juga :  Saksikan! Nada, UMKM, dan Kepedulian Menyatu di "Tubaba Berirama"

 

Oleh karena itu, mereka meminta agar usulan penambahan syarat calon anggota AHWA yang mewajibkan berasal dari unsur pengurus syuriyah serta berbasis representasi kewilayahan dibatalkan. Selain itu, para masyayikh juga menolak usulan perubahan aturan terkait larangan rangkap jabatan politik yang dinilai berpotensi menggeser karakter dasar kelembagaan NU.

 

Dalam seruannya, para ulama juga menegaskan bahwa pesantren adalah rumah besar Nahdlatul Ulama dan menjadi pusat transmisi ilmu, akhlak, tradisi, serta kepemimpinan keulamaan yang selama ini menjadi fondasi utama organisasi. Atas dasar itu, mereka menyampaikan harapan agar Muktamar NU tahun 2026 mendatang dapat diselenggarakan di lingkungan pondok pesantren sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan tradisi keilmuan NU.

 

“Penyelenggaraan Muktamar di pesantren akan memperkuat keterikatan historis, kultural, dan spiritual antara NU dengan lembaga yang telah melahirkan serta membesarkan organisasi ini. Langkah ini penting untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian NU kepada agama, bangsa, dan negara,” tegas para masyayikh.

Baca Juga :  Survei Cetak Sawah Rakyat, Dandim Teguhkan Ketahanan Pangan

 

Tidak hanya soal agenda organisasi, para ulama juga menyerukan kepada seluruh peserta, penyelenggara, pimpinan, dan seluruh unsur NU yang terlibat dalam Munas dan Konbes untuk senantiasa menjaga ketertiban, akhlak, serta adab bermusyawarah. Mereka mengajak semua pihak mengedepankan persatuan dan kesatuan jam’iyah di tengah dinamika yang berkembang.

 

Seruan bersama ini ditandatangani oleh sejumlah tokoh dan ulama terkemuka NU, antara lain KH. Anwar Manshur, KH. A. Kafabihi Mahrus, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, KH. Abdullah Ubab Maimoen, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, serta sejumlah Rais Syuriyah dan pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Mereka berharap agar Nahdlatul Ulama senantiasa tetap berada dalam koridor persatuan, penghormatan terhadap para ulama, serta terus memperkuat peran pesantren sebagai pilar utama organisasi.

Loading

Penulis : Maskut CN

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA
Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan
DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung
Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat
Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  
HUT ke-81 TNI: Kodim 0412/LU Gelar Donor Darah, Sunatan Massal & Bantuan Sembako
DPP HMD-GEMAS Kirim Somasi, Minta Klarifikasi & Penghentian Operasional SPPG Patoman
Wamen Transmigrasi Silaturahmi dengan PATRI Lampung, Perkuat Komitmen Bangun Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung

Senin, 28 September 2026 - 06:55 WIB

Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat

Sabtu, 26 September 2026 - 09:11 WIB

Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  

Berita Terbaru