LF PBNU: Hilal 29 Ramadhan Belum Memenuhi Kriteria, Minta Kemenag Konsisten dengan Peraturan

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (terasinformasi.com) — Data hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), Kementerian Agama, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan hilal pada Kamis, 29 Ramadhan 1447 H/19 Maret 2026 M masih di bawah kriteria imkanur rukyah, yaitu tinggi 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

 

Katib Syuriyah PBNU KH Sarmidi Husna berharap Kementerian Agama tetap berpegang pada Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 dalam menetapkan akhir Ramadhan 1447 H. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan konsistensi terhadap kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) sebagai dasar hukum.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Imkanur rukyah harus menjadi syarat penerimaan kesaksian rukyatul hilal. Jika sekurang-kurangnya lima metode falak qath’iy yang berbeda menetapkan bahwa hilal tidak mungkin terlihat, maka ketetapan tersebut menjadi acuan dalam menolak kesaksian,” tegasnya kepada NU Online pada Sabtu (14/3/2026).

 

KH Sarmidi menyampaikan adanya dugaan upaya manipulasi data hisab dan perubahan kriteria imkanur rukyah dengan tujuan menyamakan tanggal 1 Syawal 1447 H. Dua upaya yang disebutkannya adalah usulan pengurangan kriteria elongasi menjadi 6 derajat dan rencana pengiriman tim rukyah dari Jawa ke Aceh dengan dugaan hasil yang tidak valid.

Baca Juga :  BAZNAS dan Pemda Tubaba Salurkan Bantuan Modal Usaha Mikro dan Program Tubaba Q Sehat di Candra Mukti

 

Sementara itu, Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa menegaskan bahwa kabar penyamaan Idul Fitri pada 20 Maret 2026 merupakan logika yang terbalik. Hasil rapat sinkronisasi Kemenag menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 M.

 

“Posisi hilal menurut hisab yang dihimpun seluruhnya menunjukkan angka di bawah kriteria yang disepakati. Ada manuver untuk memajukan penentuan 1 Syawal dengan mengotak-atik angka yang sudah pasti,” ujarnya kepada NU Online pada Ahad (15/3/2026).

 

LF PBNU menekankan agar Ramadhan 1447 H digenapkan menjadi 30 hari hingga Jumat, 20 Maret 2026 M. Kiai Sirril juga meminta Kementerian Agama bersikap hati-hati dan tidak gegabah dalam menetapkan waktu ibadah syar’iyyah, karena hal itu berpotensi menimbulkan afat (ketergelinciran) yang dibenci oleh Syara’.

Baca Juga :  GP Ansor Luncurkan 416 Posko Mudik Banser 2026 di Peringatan Nuzulul Quran

 

Ia juga menyampaikan kesimpulan Halaqah Nasional PBNU bidang keagamaan bahwa jika hasil hisab menunjukkan hilal belum imkan rukyat namun ada pihak yang mengaku melihatnya, pengakuan tersebut akan ditolak.

 

Sebagai informasi, hilal pada 19 Maret 2026 sudah berada di atas ufuk namun tidak memenuhi kriteria. Tinggi hilal terbesar terjadi di Kota Sabang, Aceh dengan tinggi 2 derajat 53 menit dan elongasi 6 derajat 09 menit. Sementara di Jakarta, tinggi hilal mencapai 1 derajat 43 menit 54 detik dengan elongasi 5 derajat 44 menit 49 detik. Ijtimak (konjungsi) terjadi pada pukul 08:25:58 WIB pada hari yang sama.

 

Penghitungan dilakukan dengan metode falak tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama.

 

Sumber: NU Online

Loading

Penulis : Maskut CN

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA
Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan
DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung
Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat
Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  
HUT ke-81 TNI: Kodim 0412/LU Gelar Donor Darah, Sunatan Massal & Bantuan Sembako
DPP HMD-GEMAS Kirim Somasi, Minta Klarifikasi & Penghentian Operasional SPPG Patoman
Wamen Transmigrasi Silaturahmi dengan PATRI Lampung, Perkuat Komitmen Bangun Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung

Senin, 28 September 2026 - 06:55 WIB

Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat

Sabtu, 26 September 2026 - 09:11 WIB

Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  

Berita Terbaru