LPBI PBNU: Banjir Sumatera Alarm Krisis Iklim – Reboisasi Segera Digerakkan

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERAS INFORMASI Jakarta — Wakil Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU, H. Maskut Candranegara, M.Pd., menilai banjir yang melanda beberapa wilayah di Sumatera sebagai peringatan keras atas krisis perubahan iklim yang semakin nyata di Indonesia.

Menurutnya, peristiwa ini bukan hanya bencana alam semata, melainkan akibat akumulasi persoalan lingkungan dan tata kelola pembangunan.

Ia menjelaskan bahwa perubahan iklim memicu frekuensi dan intensitas hujan ekstrem yang lebih tinggi, membuat wilayah ekologis rapuh sangat rentan terhadap banjir – terutama daerah dengan sistem drainase alami yang rusak.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak banjir yang meluas juga terkait dengan berkurangnya tutupan hutan, alih fungsi lahan masif, dan kerusakan daerah aliran sungai (DAS), yang membuat air hujan tidak terserap optimal dan langsung meluap ke permukiman.

Baca Juga :  SEMUANYA KARENA KESERAKAHAN MANUSIA TERHADAP ALAM

“Bencana ini mencerminkan persoalan struktural yang sudah lama terjadi. Jika akar masalahnya tidak dibenahi, maka banjir dengan skala yang lebih besar akan terus berulang,” ujar H. Maskut dalam keterangannya.

LPBI PBNU menyatakan bahwa reboisasi nasional merupakan langkah strategis yang paling mendesak. Selain menanam pohon, upaya ini juga bertujuan memulihkan fungsi ekologis hutan sebagai pengendali tata air, penjaga tanah, dan penyangga kehidupan masyarakat di hilir.

Reboisasi harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, dengan fokus pada kawasan hulu sungai, daerah tangkapan air, dan wilayah rawan bencana, serta melibatkan pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, pesantren, dan komunitas lokal.

Baca Juga :  Relawan Muhammadiyah Lampung Tanggap Bencana Banjir dan Longsor Sumatera Barat

Selain itu, LPBI PBNU mendorong penguatan kebijakan mitigasi dan adaptasi iklim, termasuk penataan ruang berbasis risiko bencana, rehabilitasi ekosistem, serta penegakan hukum lingkungan yang tegas. Penanganan pascabencana juga tidak boleh hanya berhenti pada respons darurat, melainkan harus disertai upaya pengurangan risiko jangka panjang.

Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga lingkungan, mulai dari perlindungan kawasan resapan air hingga dukungan pembangunan berkelanjutan.

“Menjaga alam adalah bagian dari ikhtiar kemanusiaan dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

LPBI PBNU menegaskan bahwa reboisasi dan perlindungan ekosistem merupakan investasi strategis untuk melindungi keselamatan rakyat dan keberlanjutan generasi mendatang.

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Gapoktan Tiyuh Balam Jaya Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi
Bentuk Kebanggaan Sekolah: SMPN 1 Tulang Bawang Barat Dukung Adelia Faranisa Azni di CTV 2026
Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  
DPP PSI Resmi Cabut SK Lama, Tetapkan Susunan Baru DPD PSI Tulang Bawang Barat Periode 2025–2030
DPK APINDO Tulang Bawang Barat Mulai Safari Perusahaan, Kunjungan Perdana ke PT Huma Indah Mekar  
Sengketa Lahan Puluhan Tahun: Warga Candra Kencana Harus Relakan Tanah Garapan ke Pihak Bandar Dewa
Hari Kedelapan TMMD ke-129, Kodim 0412/LU Perkuat Ekonomi Desa Lewat Penyuluhan BUMDes, PAJALE, dan UMKM  
Gotong Royong Satgas TMMD & Warga Desa Baru Raharja: Pengecoran Gorong-Gorong Dikebut Agar Segera Bermanfaat  
LPBI PBNU menegaskan bahwa reboisasi dan perlindungan ekosistem merupakan investasi strategis untuk melindungi keselamatan rakyat dan keberlanjutan generasi mendatang.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Oknum Gapoktan Tiyuh Balam Jaya Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Bentuk Kebanggaan Sekolah: SMPN 1 Tulang Bawang Barat Dukung Adelia Faranisa Azni di CTV 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Raisya Aulia Jalani Pra-Kontrak Bersama Manajemen CTV, Langkah Nyata Mengukir Karier di Dunia Hiburan  

Senin, 27 Juli 2026 - 14:05 WIB

DPP PSI Resmi Cabut SK Lama, Tetapkan Susunan Baru DPD PSI Tulang Bawang Barat Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 11:58 WIB

DPK APINDO Tulang Bawang Barat Mulai Safari Perusahaan, Kunjungan Perdana ke PT Huma Indah Mekar  

Berita Terbaru