HMD Gemas Gelar Rapat Konsolidasi, Tanggapi Kontroversi Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERAS INFORMASI SEMARANG – Himpunan Mitra Dapur (HMD) Generasi Emas (gemas) menyelenggarakan rapat konsolidasi bersama Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di Semarang pada, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai tanggapan terhadap maraknya pemberitaan di media arus utama terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi perbincangan baik dari pihak partai politik mengenai anggaran, maupun para mahasiswa yang mengangkat isu terkait menu yang viral di media sosial.

Hal tersebut dibenarkan oleh, Sekretaris Jenderal HMD Gemas , Yusuf Supardi, SE, MM , mendampingi ketua umum DPP HMD Gemas, Dr, Drs, Yadiman, melalui sambungan telepon memberikan penjelasan kepada Teras Informasi terkait berbagai permasalahan yang muncul dan dibahas dalam pertemuan tersebut.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mengenai anggaran MBG yang menjadi perbincangan partai politik, Yusuf menjelaskan bahwa anggaran program ini merupakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang telah disahkan oleh DPR RI pada tahun 2025.

 

“Seluruh partai politik telah menyetujui dalam konsensus penganggaran, sehingga tidak pantas jika kemudian menjadikannya permasalahan. Seharusnya semua pihak mendukung agar program berjalan sukses, bukan malah melarang kadernya memiliki dapur padahal di lapangan mungkin sudah ada. Setelah Pemilu selesai, tugas kita adalah mengawal pelaksanaannya agar lebih baik. Kritik terhadap pelaksanaan sangat diterima, namun harus didasarkan pada data yang jelas,” ujarnya.

Baca Juga :  BURUH TOL BAKTER DESAK KEJELASAN STATUS KERJA, ANCAM AKSI BESAR JIKA HAK PEKERJA DIABAIKAN

 

Terkait kritik dari mahasiswa, Yusuf menyatakan bahwa sikap kritis calon penerus bangsa sangat baik untuk memastikan program berjalan dengan benar. Namun, ia mengimbau agar penyampaian kritik dilakukan dengan data dan cara yang intelektual, serta menghindari diksi atau narasi yang tidak tepat agar tidak memberikan contoh yang kurang baik bagi generasi muda.

“Kritik yang berbasis data dan sumber jelas akan menjadi bentuk pengawalan yang baik untuk semua program,” katanya.

 

Mengenai menu yang viral, HMD Gemas menghimbau seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia untuk lebih mawas diri dan melakukan evaluasi diri. Mulai dari penyusunan menu, perhitungan gizi, spesifikasi pemasok bahan makanan berkualitas, hingga proses seleksi oleh kepala gudang dan kontrol kualitas di setiap tahap persiapan, pengelolaan, pemasakan, hingga distribusi.

Baca Juga :  Opini TERAS INFORMASI: Nadirsyah dan Asa Kebangkitan PDIP di Tubaba

 

“Semua tahapan harus terkontrol dengan baik agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Masalah menu yang viral perlu dievaluasi oleh semua pihak karena terdapat berbagai faktor yang sulit dijabarkan secara terbuka, namun harus sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional,” jelasnya.

 

Terakhir, terkait adanya suspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Yusuf berharap agar proses pemberian suspend dilakukan secara bijak dengan melakukan pemeriksaan mendalam untuk menemukan titik kesalahan dan pihak yang bertanggung jawab.

 

“Jika kesalahan ada pada yayasan, maka yayasan yang harus bertanggung jawab, namun terkadang yayasan tidak terlibat langsung dalam pengelolaan dapur karena diwakili oleh PIC (Person in Charge) masing-masing dapur.

Ini menjadi pembelajaran untuk menciptakan tata kelola yang baik terkait Banper (bantuan pemerintah) melalui program MBG. Kita harus memastikan bahwa suspend tidak diberikan karena faktor sentimen atau prasangka yang tidak berdasar, agar tidak memperparah kondisi yang ada,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Haikal Lokeswara

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA
Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan
DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung
Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat
Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  
HUT ke-81 TNI: Kodim 0412/LU Gelar Donor Darah, Sunatan Massal & Bantuan Sembako
DPP HMD-GEMAS Kirim Somasi, Minta Klarifikasi & Penghentian Operasional SPPG Patoman
Wamen Transmigrasi Silaturahmi dengan PATRI Lampung, Perkuat Komitmen Bangun Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-81 TNI, Kodim 0412/Lampung Utara Tegaskan Budaya Pengabdian PRIMA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Ketika Dapur Bertemu Aturan, Kepala SPPG Dihadapkan pada Dinamika Kebijakan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPD PSI Tubaba Siap Terima Konsolidasi Pra-Verifikasi DPW PSI Lampung

Senin, 28 September 2026 - 06:55 WIB

Dandim Cup 2: 625 Kicau Mania Padati Makodim 0412/LU, Pererat Silaturahmi TNI–Rakyat

Sabtu, 26 September 2026 - 09:11 WIB

Sinergi TNI Kawal Pilkati Serentak, Babinsa Hadiri Pelantikan KPPS Tiyuh Margomulyo  

Berita Terbaru