Tulang Bawang Barat — Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Jaya Tiyuh Balam Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengklarifikasi terkait dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Biosolar.
Sekretaris Gapoktan Mekar Jaya Tiyuh Balam Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Wagino mengatakan terdapat misinformasi terkait dugaan penyelewengan BBM yang sempat tersebar.
“Sebenarnya enggak ada penyelewengan BBM seperti apa yang sempat diberitakan, itu ada kesalahan dalam informasi saja di masyarakat,” kata Wagino, Minggu, 9 Agustus 2026.
Ia membenarkan saat ini pihaknya mendapatkan jatah BBM bersubsidi dari SPBU setelah mendapatkan barcode khusus untuk petani.
“BBM subsidi yang kami peroleh itu sesuai dengan barcode alsintan yang kami miliki yakni 11 unit dengan kuota 3000 liter” ujar dia.
Wagino menegaskan tidak ada penyelewengan maupun menjual BBM bersubsidi tersebut ke luar daerah maupun diluar peruntukannya.
“Enggak ada kami jual ke Gapoktan lain itu salah penyampaian informasi dari masyarakat. Yang benar saat ini kami tidak mengajukan permintaan penyaluran BBM, karena kan lagi musim panas, jadi alat sedang tidak beroperasi,” ungkapnya.
Menurut dia, sejak diberlakukannya barcode khusus untuk penyaluran BBM bersubsidi jenis solar sangat membantu petani di tiyuh yang keberadaannya jauh dari SPBU. Sebab, jika harus membeli di kios selain langka harganya kini melambung tinggi.
“Alhamdulillah sejak adanya program ini, kami sebagai petani sangat terbantu karena dapat membeli BBM dengan harga terjangkau. Kalau beli eceran disini itu bisa sampai Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per liter,” tegas dia.
Penulis : Ferdi
Editor : Ferdi














