Dibalik Terpilihnya Winarti Ada Pesan Ideologis

Ditulis oleh Ahmad Basri : K3PP

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAJUK Teras informasi — Terjawab sudah teka-teki siapa yang akan memimpin DPD I PDIP Lampung untuk periode 2025–2030.

Winarti, mantan Bupati Tulang Bawang, akhirnya terpilih melalui keputusan yang sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Megawati.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, bahkan bagi sebagian internal PDIP yang selama ini memiliki prediksi berbeda.

ADVERTISEMENT

iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama-nama seperti Mukhlis Basri, Sutono, Sudin, hingga Umar Ahmad telah lama beredar sebagai kandidat kuat. Mereka membawa modal politik, pengalaman, dan jaringan yang tidak kecil.

Namun, PDIP bukanlah partai yang tunduk pada logika arus mainstream. Di PDIP suka atau tidak seluruh proses seleksi kader strategis selalu bermuara pada satu hal hak prerogatif Ketua Umum.

Pilihan Megawati jatuh kepada Winarti bukan sekadar urusan struktural. Namun merupakan pesan kuat bahwa PDIP sedang mencari kembali jati dirinya sebagai partai ideologis yang berpihak kepada wong cilik.

Baca Juga :  Nadirsyah Resmi Jabat Ketua DPC PDI Perjuangan Tulang Bawang Barat

Di tengah kondisi PDIP Lampung yang selama ini cenderung dipenuhi wajah-wajah “abu-abu” figur birokratis beraroma kapitalisme dan oligarkisme, hadirnya Winarti membawa napas lain yakni napas kader ideologis.

Winarti, bersama Mukhlis Basri, adalah sedikit dari kader Lampung yang benar-benar lahir dari arus bawah. Mereka bukan kader “kost” atau “kader mie instan” yang tiba-tiba muncul tanpa proses.

Mereka tumbuh, berjuang, dan dibentuk oleh kultur yang menjadi fondasi PDIP yakni kerja keras, keberpihakan, dan konsistensi.

Di tubuh PDIP Lampung, figur seperti ini bisa dihitung dengan jari. Dan Megawati membacanya dengan jernih.

Baca Juga :  SENIMAN LAMPUNG NGAMEN UNTUK KEMANUSIAAN, KUMPULKAN RP 30 JUTA UNTUK KORBAN BANJIR SUMATRA

Kini PDIP sedang berada pada fase refleksi ideologis. Di banyak daerah, wajah kader sudah mengalami distorsi. Ada elitisme baru yang meminggirkan ideologi marhaenisme – pemikiran Bung karno.

Ketika Megawati memilih Winarti, bukan sekadar pesan keputusan politik, PDIP ingin menjadi partai yang membela wong cilik. Serta mempertegas PDIP bukan partai kader elite politik yang tumbuh karena kekuasaan tangan kapitalisme oligarki.

Kini pertanyaannya sederhana mampukah Winarni menjadi “srikandi ideologis” yang memulihkan marwah PDIP Lampung dan menegakkan kembali ajaran marhaenisme Bung Karno di tingkat daerah?

Waktu akan memberikan jawabannya. Namun satu hal sudah jelas bahwa Megawati telah menaruh taruhan ideologisnya pada seorang perempuan yang lahir dari akar rumput.

Penulis : Ahmad Basri : Ketua Kajian Kritis Kebijakan Pembangunan (K3PP)

Editor : Ahmad Sobirin

Follow WhatsApp Channel terasinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Double Anniversary, Tubaba Fun Run 2026 Siap Gebrak Pasar Pulung Kencana!
Lepas Purna Bhakti Inspektur Perana Putera, Bupati Tubaba Bagikan “Rumus 10 Tahun” Jelang Pensiun
PADAT! Bandara Soetta Ramai Penumpang Arus Balik Lebaran
Kabar Duka: Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Berpulang
RIBUAN UMAT MUSLIM SHOLAT IDUL FITRI 1447 H DI GRAND DEPOK CITY
Pemerintah Tulang Bawang Barat Undang Masyarakat Hadiri Sholat Idul Fitri 1447 H
Hilal 29 Ramadhan 1447 H Tidak Memenuhi Kriteria Imkanur Rukyah
LF PBNU: Hilal 29 Ramadhan Belum Memenuhi Kriteria, Minta Kemenag Konsisten dengan Peraturan
Waktu akan memberikan jawabannya. Namun satu hal sudah jelas bahwa Megawati telah menaruh taruhan ideologisnya pada seorang perempuan yang lahir dari akar rumput.

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:34 WIB

Rayakan Double Anniversary, Tubaba Fun Run 2026 Siap Gebrak Pasar Pulung Kencana!

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:35 WIB

Lepas Purna Bhakti Inspektur Perana Putera, Bupati Tubaba Bagikan “Rumus 10 Tahun” Jelang Pensiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:53 WIB

PADAT! Bandara Soetta Ramai Penumpang Arus Balik Lebaran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:11 WIB

Kabar Duka: Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Berpulang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 08:10 WIB

RIBUAN UMAT MUSLIM SHOLAT IDUL FITRI 1447 H DI GRAND DEPOK CITY

Berita Terbaru

Daerah

PADAT! Bandara Soetta Ramai Penumpang Arus Balik Lebaran

Minggu, 29 Mar 2026 - 08:53 WIB